IDENTIFIKASI MORFOLOGI DAN ANATOMI ISOLAT Rhizoctonia MIKORIZA DARI EMPAT SPESIES ANGGREK Phalaenopsis sp.

ANNISSA TIARA, MAHARANI IDENTIFIKASI MORFOLOGI DAN ANATOMI ISOLAT Rhizoctonia MIKORIZA DARI EMPAT SPESIES ANGGREK Phalaenopsis sp. JURNAL.

[img] Text
ARTIKEL_ANNISSA.pdf

Download (467kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Identifikasi Morfologi dan Anatomi Isolat Rhizoctonia Mikoriza dari Empat Spesies Anggrek Bulan Phalaenopsis sp.” yang bertujuan untuk mengetahui ciri morfologi dan anatomi isolat Rhizoctonia mikoriza yang diperoleh dari akar empat spesies anggrek bulan, yaitu P. venosa, P. amabilis, P. celebensis, dan P. gigantea. Rhizoctonia mikoriza merupakan jamur endofit yang berperan penting dalam pertumbuhan anggrek serta dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan dan patogen. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan dan Green House Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta pada April–Oktober 2025. Tahapan penelitian meliputi isolasi jamur dari akar anggrek, pemurnian isolat, penumbuhan pada media Potato Dextrose Agar (PDA), dan pengamatan morfologi koloni. Selanjutnya dilakukan pengamatan anatomi menggunakan mikroskop untuk mengidentifikasi bentuk hifa, percabangan, septa, serta jumlah inti sel. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pengamatan langsung dan analisis persentase jumlah inti sel hifa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat isolat Rhizoctonia mikoriza memiliki karakter morfologi koloni yang berbeda. Isolat dari P. venosa memiliki koloni putih kecokelatan dengan pertumbuhan miselium cepat. Isolat P. amabilis menunjukkan koloni putih keabu-abuan dengan pertumbuhan lebih tipis. Pada P. celebensis, koloni berwarna putih–kecokelatan dan mulai membentuk massa gelap yang diduga sklerotia. Sementara itu, isolat dari P. gigantea menunjukkan koloni putih–hijau tua dengan pola pertumbuhan melingkar dan penyebaran cepat. Pengamatan anatomi memperlihatkan bahwa seluruh isolat memiliki ciri khas Rhizoctonia, yaitu percabangan hifa dengan sudut 90°, hifa bersekat, dan adanya inti sel lebih dari satu. Berdasarkan penghitungan 120 sel hifa, isolat dari P. venosa (63,3%), P. amabilis (66,6%), dan P. gigantea (60%) didominasi oleh sel binukleat, sedangkan isolat dari P. celebensis (70%) didominasi sel multinukleat. Hal ini menunjukkan keragaman fisiologis Rhizoctonia mikoriza antar spesies anggrek. Dengan demikian, penelitian ini mengonfirmasi bahwa perakaran empat spesies anggrek bulan mengandung Rhizoctonia mikoriza dengan variasi morfologi dan anatomi yang dapat digunakan sebagai sumber inokulum untuk pengembangan budidaya anggrek serta penelitian lanjutan terkait fungsi fisiologis dan aplikasinya sebagai agensia hayati.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Ikawati Hadi Utami A.Md
Date Deposited: 25 Feb 2026 07:45
Last Modified: 25 Feb 2026 07:45
URI: http://repository.utp.ac.id/id/eprint/2258

Actions (login required)

View Item View Item