PANDU SETYO WIBOWO, D0421004 (2025) PENGARUH METODE LATIHAN SKIPPING DAN NAIK TURUN TANGGA TERHADAP KEMAMPUAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ATLET PUTRA CLUB BOLA VOLI DIVKRA KARANGANYAR U 14 15 TAHUN. skripsi thesis, Universitas Tunas Pembangunan.
|
Text
D0421004.pdf Download (1MB) |
Abstract
Pandu Setyo Wibowo. Pengaruh Metode Latihan Skipping dan Naik Turun Tangga Terhadap Kemampuan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Putra Club Bola Voli Divkra Karanganyar U 14 15 Tahun. Skripsi. Pendidikan Jasmani. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Pembimbing: I. Dr. Slamet Santoso, M.Pd. II. Arif Rohman Hakim. S.Or, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan pengaruh dua metode latihan yang berbeda, yaitu latihan skipping dan latihan naik turun tangga, terhadap kemampuan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Desain penelitian yang diterapkan adalah two group pre test post test design. Teknik pengumpulan data mengenai kemampuan daya ledak otot tungkai dilakukan sebelum (pre test) dan sesudah (post test) program latihan dengan menggunakan instrumen Vertical Jump Test. Dalam penelitian ini, jumlah sampel yang digunakan adalah 40 atlet putra dari Club Bola Voli DIVKRA Karanganyar yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel tersebut dibagi menjadi dua kelompok perlakuan: satu kelompok diberikan latihan skipping, sedangkan kelompok lainnya diberikan latihan naik turun tangga. Program latihan dilaksanakan sebanyak 16 kali pertemuan untuk masing masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Latihan skipping berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, dengan nilai signifikansi (Sig. 2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima; (2) Latihan naik turun tangga juga berpengaruh signifikan dengan nilai Sig. 2 tailed sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima; (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua jenis latihan, dengan nilai Sig. 2 tailed sebesar 0,200 > 0,05. Rata rata skor pre test dan post test pada kelompok skipping meningkat dari 104,40 menjadi 107,00, sedangkan pada kelompok naik turun tangga meningkat dari 107,30 menjadi 110,00. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kedua jenis latihan efektif dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai, namun latihan naik turun tangga dinilai lebih optimal dan direkomendasikan untuk digunakan dalam program latihan atlet bola voli guna meningkatkan performa lompatan vertical jump.
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daya Ledak, Skipping, Tangga, Voli. |
| Subjects: | Pendidikan > jasmani dan kesehetan |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi |
| Depositing User: | Arif Budi Noviyanto A.Md S.I |
| Date Deposited: | 25 May 2026 03:45 |
| Last Modified: | 25 May 2026 03:45 |
| URI: | http://repository.utp.ac.id/id/eprint/2327 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
