FAWWAS ANANG MUFID, D0220084 (2025) PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC SINGLE LEG BOUND DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE RAYON GESING RANTING BANYUDONO TAHUN 2024. skripsi thesis, Universitas Tunas Pembangunan.
|
Text
D0220084.pdf Download (827kB) |
Abstract
Fawwas Anang M. PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC SINGLE LEG BOUND DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATAI RAYON GESING RANTING BANYUDONO TAHUN 2024. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan, September 2024. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Latihan Plyometric Single Leg Bound Dan Circuit Training Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai Rayon Gesing Ranting Banyudono Tahun 2024, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Latihan Plyometric Single Leg Bound Dan Circuit Training Terhadap Peningkata n Kecepatan Tendangan Sabit Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai Rayon Gesing Ranting Banyudono Tahun 2024. Sampel penelitian adalah Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai Rayon Gesing Ranting Banyudono dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel penelitian ini yaitu hasil Kecepatan Tendangan Sabit dengan latihan Plyometric Single Leg Bound Dan Circuit Training sebagai variabel bebas serta hasil Kecepatan Tendangan Sabit variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui Kecepatan Tendangan Sabit menggunakan tes Kecepatan Tendangan Sabit menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dari Nur Hasan (2001: 157). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan plyometric single leg bound dan circuit training terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pencak silat pada siswa putra pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Gesing Ranting Banyudono Tahun 2024. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3,621 lebih besar dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan circuit training lebih baik pengaruhnya daripada latihan plyometric single leg bound terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pencak silat pada siswa putra pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Gesing Ranting Banyudono Tahun 2024. Berdasarkan persentase hasil peningkatan kecepatan tendangan sabit pencak silat menunjukkan bahwa kelompok 2, kelompok yang mendapat perlakuan dengan latihan circuit training adalah 62,06% > kelompok 1, kelompok yang mendapat perlakuan latihan plyometric single leg bound adalah 36,56%.
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Latihan Plyometric Single Leg Bound,Circuit Training, Tendangan Sabit, Pencak Silat |
| Subjects: | Pendidikan > Kepelatihan Olahraga |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga |
| Depositing User: | Arif Budi Noviyanto A.Md S.I |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:20 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:25 |
| URI: | http://repository.utp.ac.id/id/eprint/2338 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
